puisi pramuka

Puisi Pramuka :: Kurnia

Diterbitkan pada Thursday, 21 March 2013 Pukul 19.50

puisi pramuka. KETEGARAN pramuka Di balik mata yang sendu terdapat semangat yang menggebu. Kau begitu tegar dengan keadaan. Hujan turun yang bernada sumbang. Semilir angin yang merubah suasana

Essex: Puisi Pramuka

Diterbitkan pada Thursday, 17 April 2014 Pukul 19.57

Anak-anak berseragam pramuka hilir mudik. di lapangan terik sore itu. cengkerama mereka mengilas. ketika seusia mereka. tiada keriput gelisah di dahi. tanda dunia mereka menyahuti. sorak sorai membahana.

Puisi Hari Pramuka Indonesia 14 Agustus

Diterbitkan pada Monday, 18 August 2014 Pukul 11.58

Berikut ini beberapa puisi untuk memperingati hari pramuka , mudah mudahan puisi pramuka ini bermanfaat dan bisa memberi inspirasi bagi pembaca :

Puisi : Pramuka

Diterbitkan pada Friday, 24 January 2014 Pukul 7.30

pramuka….. Patuh, taat, tapi bukan membabi buta Semuanya berpedoman Semuanya beraturan Sebab bukan kecil yang akan dipikulnya Bukan ringan bebannya Tetapi….. Tanah Air, Bangsa, Pandangan hidup dan 

Goresan Pena: Puisi Pramuka

Diterbitkan pada Monday, 26 August 2013 Pukul 18.39

puisi pramuka. Bangkitlah Generasi Bangsa. Karya : Warti Irianto. Salam pramuka. Wahai generasi bangsa. Bangkitlkan semangat patriotismemu. Berpartisipasi untuk negaramu. Agar lebih maju. Praja Muda Karana. Dengan 

Coret-coret Sestika: Puisi Pramuka

Diterbitkan pada Saturday, 2 November 2013 Pukul 22.30

puisi pramuka. "ini adalah kami" kami sang penerus bangsa. yang selalu menyambut mentari pagi dengan kobar semangat kami tak pernah lelah menyambut hari yang setiap saat menyapa dengan berbagai konflik masalah 

Scout Matsnuepa: Puisi Pramuka

Diterbitkan pada Tuesday, 10 December 2013 Pukul 20.29

Nilai juang tak boleh terkikis untung rugi harus di tepis d sini kita merasakan pahit dan manis kehidupan tempat tertawa dan menangis d sini kita slalu bersama menumpahkan segala rasa mensyukuri apa yg ada demi hidup 

Puisi Pramuka

Diterbitkan pada Saturday, 2 February 2013 Pukul 12.09

puisi Artikel said Engkau bagaikan cahaya. Yang menerangi jiwa. Dari segala gelap dunia. Engkau adalah setetes embun. Yang menyejukan hati. Hati yang ditikam kebodohan. Sungguh mulia tugasmu Guru Tugas yang 

Cari Iklan:

- Halaman ini diberdayakan oleh Google dan Bing! -

X