pidato dalam acara siraman pengantin

Wong Jawa: Rpp Yeni Xii

Diterbitkan pada Tuesday, 2 August 2011 Pukul 22.16

Peserta didik Menanggapi secara lisan menggunakan bahasa jawa ragam krama isi sambutan dalam upacara adat pengantin Jawa yang didengarkan Atur pasrah paningset lan atur panampa pasrah banyu siraman. 3.

Putrasunda: Pernikahan Adat Sunda

Diterbitkan pada Friday, 24 January 2014 Pukul 16.47

Selanjutnya kedua orang tua calon pengantin perempuan membawa anaknya ke tempat siraman untuk melaksanakan upacara siraman. Pencampuran air siraman. Kedua orangtua menuangkan air siraman ke dalam bokor 

Sinau Bahasa Jawa: Tradisi Perkawinan Masyarakat...

Diterbitkan pada Monday, 13 January 2014 Pukul 21.09

Dengan demikian pemasangan bleketepe dapat diartikan secara luas sebagai ajakan Bapak Ibu dan calon pengantin kepada semua orang yang terlibat di dalam upacara hajatan untuk berproses bersama mensucikan hati. Siapa saja yang diundang dan kemudian Yang dimaksud dengan upacara adat siraman adalah memandikan calon pengantin yang mengandung simbol membersihkan diri agar menjadi suci dan murni. Bahan-bahan dan perlengkapan yang 

Contoh Pidato Kata Sambutan Dalam Bahasa Jawa

Diterbitkan pada Wednesday, 6 November 2013 Pukul 0.44

Kata sambutan dalam bahasa Jawa saat ini jarang digunakan oleh masyarakat luas, bahkan oleh warga suku Jawa sendiri. Pemakaian pidato bahasa Jawa terbatas pada acara-acara seremonial seperti tradisi siraman

Upacara Siraman Gong Kyai Pradah

Diterbitkan pada Friday, 9 September 2011 Pukul 11.19

dalam bahasa Indonesia, kata siram berarti 'mandi', siraman 'berarti upacara memandikan pusaka'. Adapun Kyai Pradah adalah sebutan sebuah gong yang dikeramatkan masyarakat Lodoyo sebagai benda pusaka.

Cah Blora: Resepsi Pernikahan Adat Jawa

Diterbitkan pada Wednesday, 11 April 2007 Pukul 12.18

Keanekaragaman itu sangat berpangaruh besar dalam upacara perkawinan. Mereka mengikuti segala rencana dan susunan pesta pernikahan, seperti siraman, Midodareni, Peningsetan, Ijab dan beberapa Upacara Perkawinan Jawa lain. Panitia mengurus seluruh persiapan perkawinan: protokol, makanan dan minuman, musik gamelan dan tarian, dekorasi dari ruangan resepsi, pembawa acara, wali untuk Ijab, pidato pembuka, transportasi, komunikasi dan 

Chandra Kusuma: Upacara Khas Suku Jawa

Diterbitkan pada Tuesday, 30 November 2010 Pukul 19.49

Upacara tradisional ini dilaksanakan tiga kali dalam seribu hari setelah hari kematian: pertama disebut Mendhak Pisan, upacara untuk memperingati satu tahun kematian (365 hari); kedua disebut Mendhak Pindho sebagai upacara . Pelaksanaan dari siraman: pengantin perempuan/laki-laki datang dari kamarnya dan bergabung dengan orangtuanya. Dia diantar ke tempat siraman. Beberapa orang jalan di belakangnya dan membawa baki dengan kain batik, 

Tradisi Pernikahan Jawa

Diterbitkan pada Sunday, 18 December 2011 Pukul 17.30

siraman. Upacara siraman dilakukan sehari sebelum hari pernikahan dilaksanakan. Dilakukan di rumah calon pengantin putri waktunya kurang lebih jam 11.00 malamdan dikerjakan oleh para sesepuh putrid dari pihak pengantin putrid yang dalam acara jaging pengantin dikenal istilah montoran, yaitu jagong mulai dari pagi hari, dilanjutkan siang antara jam 11.00, jagongan hingga sore hari disusul dengan srah-srahan sekitar pukul 14.00 dan sore hari antara 

Cari Iklan:

- Halaman ini diberdayakan oleh Google dan Bing! -

X