What's New?

judul cerita pendek teman duduk oleh soeman tahun 1936

Angkatan Pujangga Baru

Diterbitkan pada Wednesday, 30 November 2011 Pukul 11.42

Pada terbitan nomor-nomor berikutnya Sutan Takdir Alisjahbana selalu duduk dalam pimpinan,sedangkan beberrapa pengarang yang pernah duduk sebagai sekretaris redaksinya yang penting ialah Armijn Pane,W.J.S Purwadarminta,dan Tema pokok cerita pada umumnya bukan lagi berkisar pada masalah kawin paksa atau masalah adat yang hidup di daerah-daerah,melainkan masalah kehidupan kota atau kehidupan masyarakat modern,misalnya masalah 

Mantagisme: August 2007

Diterbitkan pada Wednesday, 29 August 2007 Pukul 7.00

Setelah lebih dari dua tahun tidak jelas juntrungannya, permohonan kasasi 10 mantan anggota DPRD Sumatra Barat periode 1999-2004 bakal menemukan titik terang. September . Antara lain Cermin Alam (Taman Budaya Jawa Barat, 1997), Gerbong (Antologi cerpen dan puisi Indonesia Modern, Yayasan Cempaka Kencana Yogyakarta, 1998), Heulang Nu Ngajak Bengbat (Kiblat Buku Utama), Poligami (SST, 2003), Orasi Kue Serabi (GKT, 2001). Hingga kini 

Tapanuli Selatan Dalam Angka: Willem Iskander Dan...

Diterbitkan pada Saturday, 9 April 2011 Pukul 16.32

Judul cerpen-cerpen Suman Hs., diantaranya: Pantai Jatuh, yang menyindir orang yang suka sombong; Fatwa Membawa Kecewa, menyindir orang yang menyebut dirinya alim dan suka memberi fatwa supaya orang suka bersedekah tetapi ia sendiri serakah; dan Kelakar si .. Tahun 1959 setelah selesai dari SMA ia memasuki dunia jurnalistik sebagai wartawan harian Waspada Taruna dan juga duduk sebagai redaksi mingguan Duta Minggu yang terbit di Medan.

Mantagisme: April 2007

Diterbitkan pada Tuesday, 24 April 2007 Pukul 7.00

Kata-kata dari sosok yang kita segani itu saya dengar dari cerita seorang rekan yang selama beberapa hari mengikuti hajatan dunia tari yang setiap tahun senantiasa mengundang perhatian publik peminat seni pertunjukan. .. Rusli lahir pada tanggal 26 Januari 1936 di Nagari Kamang Mudik, kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam. .. Semasa muda, Soeman sangat suka membaca novel Siti Nurbaya karya Marah Rusli dan M Kasim, yakni Teman Duduk.

Karya Sastra Era 1930-an

Diterbitkan pada Monday, 31 December 2012 Pukul 4.33

Sebutan sebagai salah seorang pemula cerpen Indonesia modern akan menjadi kabur jika kita sandingkan karya Soeman (dalam Kawan Bergelut tentunya) dengan apa yang disebut cerpen saat ini. . dan lucu yang ditulis oleh M. Kasim bersama Suman Hs. Cerpen 'Bertengkar Berbisik' (1929) karya M. Kasim dianggap sebagai cerpen pertama di Indonesia, sedangkan Teman Duduk (Balai Pustaka, 1936) karya Suman Hs adalah kumpulan cerpen pertama.

Sejarah Cerpen Indonesia

Diterbitkan pada Saturday, 26 February 2011 Pukul 6.44

Ajip Rosidi[12] yang menempatkan Muhammad Kasim dan Soeman Hs sebagai perintis cerpen Indonesia, menelusuri jejak cerpen dari tradisi sastra lisan penglipur lara dengan tokoh-tokoh si Kabayan, Lebai Malang, dan Jaka Dolog.[13]. Pandangan itu Masalahnya, Ajip hanya menyimak Pandji Poestaka (1923) yang banyak memuat cerita-cerita lucu Muhammad Kasim yang belakangan diterbitkan sebagai kumpulan cerita lucu (Teman Duduk, 1936). Padahal 

Esai: Estetika Cerpen Indonesia

Diterbitkan pada Tuesday, 8 June 2010 Pukul 8.47

Tonggak terpenting sejarah penulisan cerpen di Indonesia dimulai oleh cerita-cerita M. Kasim (bersama Suman Hs.) pada awal tahun 1910-an, yang memperkenalkan bentuk tulisan berupa cerita-cerita yang pendek dan lucu. Dengan bersumberkan majalah Pandji Poestaka (1923) yang banyak memuat cerita-cerita lucu M. Kasim –belakangan diterbitkan sebagai kumpulan cerita lucu, Teman Duduk, 1936—Ajip menelusuri jejaknya dari tradisi sastra lisan 

^^atu Nya Aja^^: Kabaretisasi Cerpen

Diterbitkan pada Monday, 12 August 2013 Pukul 10.54

Ajip Rosidi yang menempatkan Muhammad Kasim dan Soeman Hs sebagai perintis cerpen Indonesia, menelusuri jejak cerpen dari tradisi sastra lisan penglipur lara dengan tokoh-tokoh si Kabayan, Lebai Malang, dan Jaka Dolog. Pandangan itu niscaya Masalahnya, Ajip hanya menyimak Pandji Poestaka (1923) yang banyak memuat cerita-cerita lucu Muhammad Kasim yang belakangan diterbitkan sebagai kumpulan cerita lucu (Teman Duduk, 1936). Padahal 

- Halaman ini diberdayakan oleh Google, Bing!, dan Blekko -