pusaka keris ciung wanara dan keris cakrabuana

Amalan Pribadi Mbah Kuwu Cakra Buana, Yang Sejak Di...

Diterbitkan pada Sunday, 8 June 2014 Pukul 14.59

Mbah Kuwu Cakra Buana, Syeikh Dzatul Kahfi Idris nawawi jamij. atau Pangeran Suto Bumi Mundu, atau Prabu Salam Muhammad Qutub, atau Prabu Menjangan Wulung, atau Prabu Sapu Jagat, atau Prabu Wisesa Bimantara, atau Prabu Diraja Selo, atau Prabu Galuh ciung wanara, atau Prabu Adipati Laga, atau Prabu Senopati Kingking dan gelar lainnya. http://artikeldanajaranidrisnawawijamij.blogspot.com/2014/06/lelang-keris-palsu-idris-nawawi-jamij.html.

Kisah Para Tokoh Purwa Jawa Sebelum Zaman Wali...

Diterbitkan pada Wednesday, 24 August 2011 Pukul 17.16

Konon ajaran yang tergabungn di dalamnya mengajarkan arti tirakat, mencegah hawa nafsu dan memahami makna rohani, simbol dari ajaran ilmu ini digambarkan sebagai bentuk keris. keris menjadi suatu perlambang dari ajaran orang “ciung wanara” yang menurunkan Lutung Kasarung hingga sampai ke silsilah Prabu Agung Galuh atau yang dikenal dengan nama Prabu Munding Wangi atau Prabu Siliwangi. “Nyi Mas Ratu Ayu Maharaja Sakti” menurunkan 

Kumpulan Artikel,ajaran Dan Iklan Idris Nawawi Tja Jam'ul...

Diterbitkan pada Wednesday, 4 June 2014 Pukul 2.35

Dewi Lanjar adalah sosok Mulukul Ardhi, yang menguasai Laut Utara Pekalongan, beliau putri dari Tumenggung Agung Majapahit yang menikah dengan Nyimas Ayu Putri ciung wanara. Dalam Kisah semacam ini meahirkan beribu bentuk kekuatan berupa pusaka ing Kejawen Jawi, dan kini pusaka-pusaka tadi bisa miliki seiring ke ihlasan yang menjadi suatu pilihan bagi Ahlulloh di zaman sekarang. Mbah Kuwu Cakra Buana Protes kepada Rosulullloh SA.

Setan Kober

Diterbitkan pada Thursday, 3 January 2013 Pukul 14.57

Seperti halnya gambar keris diatas, keris ini buatan asli tangan Setan Kober, yang beliau berikan pada Pangeran Arya Panangsang, sebelum belaiu terbunuh oleh Jaka Tingkir, dan pada perang gerilya Indonesia, lewat sebuah hawatir akhirnya keris ini diberikan kepada . Dalam hal ini Mbah Kuwu Cakra Buana, tidak tinggal diam, beliau langsung menghadapinya dengan pusaka “Golok Cawang” dan akhirnya seluruh bangsa gaib bisa dikalahkan dengan mudah.

Amalan Pribadi Mbah Kuwu Cakra Buana

Diterbitkan pada Wednesday, 4 June 2014 Pukul 2.26

Mbah Kuwu cakra Buana, atau Prabu Walangsungsang, atau Mbah Somad Al Jawy, atau Pangeran paku Bumi atau Ki gede Rijal jagat bumi atau Pangeran naga Raja penguasa Jawa, atau pangeran Islam Lemah Wungkuk, atau Prabu Qutub, atau Prabu Menjangan Wulung, atau Prabu Sapu Jagat, atau Prabu Wisesa Bimantara, atau Prabu Diraja Selo, atau Prabu Galuh ciung wanara, atau Prabu Adipati Laga, atau Prabu Senopati Kingking dan gelar lainnya.

Ciung Wanara

Diterbitkan pada Monday, 12 January 2009 Pukul 11.26

Sebelum ayam berlaga, ayam ciung wanara berkokok dengan anehnya, melukiskan peristiwa benahun-tahun yang lampau tentang permaisuri yang dihukum mati dan kandaga emas yang berisi bayi yang dihanyutkan. Raja tidak menyadari hal itu, .. Walau akhirnya gugur, Sang Putri berhasil melukai tubuh Gajah Mada dengan konon keris Singa Barong berlekuk 13, keris leluhur peninggalan pendiri Tarumanagara, Prabu Jayasinghawarman. Diceritakan, darah 

Mewarisi Keris Pusaka Prabu Siliwangi & Tongkat P...

Diterbitkan pada Saturday, 5 September 2009 Pukul 11.16

Penulis sejak masih kanak-kanak telah mendengar ihwal lokasi bersejarah Karang Kamulyan tersebut, sebab kisah legenda "ciung wanara" sangat terkenal di wilayah Ciamis – bahkan di wilayah Jawa Barat -- tetapi dalam kenyataannya penulis .. Tongkat tersebut kemudian oleh Pak Tatang diberikan kepada penulis, dan dari hasil penyelidikan secara spiritual ternyata tongkat tersebut adalah milik Kian Santang (Pangeran cakrabuana) putera Prabu Siliwangi.

Kilas Balik Nusantara: Keris

Diterbitkan pada Wednesday, 12 January 2011 Pukul 12.05

keris adalah senjata tikam golongan belati (berujung runcing dan tajam pada kedua sisinya) dengan banyak fungsi budaya yang dikenal di kawasan Nusantara bagian barat dan tengah. Bentuknya khas dan mudah dibedakan .. "Penangguhan" keris pada umumnya dilakukan terhadap keris-keris pusaka, meskipun keris-keris baru dapat juga dibuat mengikuti tangguh tertentu, tergantung keinginan pemilik keris atau empunya. Tangguh keris tidak bersifat mutlak 

Cari Iklan:

- Halaman ini diberdayakan oleh Google dan Bing! -

X