What's New?

foto korban kerusuhan dan perkosaan tragedi mei 1998

Laporan Tim Relawan Soal Perkosaan Dan Kerusuhan

Diterbitkan pada Wednesday, 18 June 2014 Pukul 2.08

Jauh sesudah peristiwa kerusuhan Mei 1998, perilaku kolektif yang mirip dengan perilaku kolektif beberapa kelompok khusus sebelum dan ketika berlangsung kerusuhan dan perkosaan massal itu juga telah menjadi gejala perilaku Teror dilancarkan dalam bentuk: penyebaran isu-isu tentang akan terjadinya kerusuhan, penyebaran foto-foto yang berisi kejadian dan korban perkosaan massa, aksi penculikan dan perkosaan perempuan-perempuan Tionghoa.

Perkosaan Massal Di Kerusuhan Mei 1998 Itu Memang Ada

Diterbitkan pada Wednesday, 18 June 2014 Pukul 0.55

Perkosaan Massal di Kerusuhan Mei 1998 Itu Memang Ada (Tinjauan Buku). Oleh: Daniel H.T.. 10 May 2014 | 13:41. 13997038251910441784. Buku dan foto koleksi penulis. Judul Buku: Tragedi Mei 1998 dan Lahirnya Komnas Perempuan Dewi menulis buku ini berdaraskan dokumen-dokumen Tragedi Mei 1998 dan wawancara dengan para relawan yang terlibat langsung dalam investigasi dan penanganan korban-korban pemerkosaan Mei 1998 itu. Buku itu 

Sepuluh Hari Yang Mengguncang Indonesia (tragedi Mei...

Diterbitkan pada Wednesday, 8 August 2012 Pukul 0.16

MULANYA, 4 PERWIRA POLISI HILANG MISTERIUS Bulan Mei 1998, sejarah dunia mencatat gejolak di Indonesia. Aksi kerusuhan massa, penjarahan, dan pemerkosaan juga berlangsung dengan brutal. beberapa perwira militer, pengacara, aktivis hak asasi manusia (HAM), para korban, dan saksi mata menyimpulkan, penembakan Trisakti, kerusuhan, penjarahan, dan aksi pemerkosaan terhadap para wanita Tionghoa benar-benar sudah direncanakan.

Artikel 'melihat Kembali Tragedi 1998'

Diterbitkan pada Wednesday, 18 June 2014 Pukul 0.12

Unggahan berupa tulisan dan foto-foto mengenai kerusuhan dan pemerkosaan massal wanita Tionghoa pada medio 1990-an itu, beredar di media sosial Kaskus. Akun 'Pemikirextrim', menulis dalam artikelnya mengenai kasus pemerkosaan massal terhadap wanita keturunan Tionghoa, saat pecah huru-hara Mei 1998. Akun tersebut juga menuliskan salah satu pengakuan seorang wanita Tionghoa, yang menjadi korban pemerkosaan berinisial HC.

Refleksi Tragedi 13-15 Mei 1998

Diterbitkan pada Wednesday, 18 June 2014 Pukul 12.32

Korban pemerkosaan juga terjadi saat Tragedi Mei '98 itu, berapa jumlah konkrit yang terjadi atas perempuan Tionghoa dan berapa banyak perempuan Pribumi, sampai sekarang sulit didata. Yang pasti ada . Menurut Komnas HAM, telah terjadi perkosaan secara masal, sistematis, biadab, dan keji terhadap para wanita etnis Tionghoa di tengah kerusuhan 13-15 Mei 1998 di Jakarta. . SOEHARTO BUKAN PAHLAWAN. Foto Saya. Soeharto bukan Pahlawan 

Mengusut Kasus Kerusuhan Mei 98

Diterbitkan pada Wednesday, 18 June 2014 Pukul 12.10

Anggota TGPF Sandyawan Sumardi mengatakan kasus Mei 1998 adalah tragedi kemanusiaan terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Mereka bahkan menyebarkan foto-foto korban pemerkosaan. Desakan agar para perempuan korban kekerasan seksual menampilkan diri secara publik sebagai pembuktian ada tidaknya pemerkosaan dan kekerasan seksual lainnya dalam kerusuhan Mei 1998, menurut Andi, adalah sikap yang justru menghalangi proses 

Selendang Peringati Tragedi Mei 1998

Diterbitkan pada Wednesday, 18 June 2014 Pukul 12.40

Kerusuhan Mei 1998. Tragedi Mei, Jangan Lupakan Perkosaan. Rabu, 12 Mei 2010 | 12:27 WIB. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO. Aksi teatrikal mewarnai unjuk rasa yang dilakukan keluarga korban pelanggaran hak asasi 

Kerusuhan Mei 1998, Harga Yang Harus Dibayar Oleh Etnis...

Diterbitkan pada Tuesday, 13 May 2014 Pukul 8.00

perkosaan mei 98. Tampak seorang pendemo kerusuhan Mei 1998. Akibat kasus ini, banyak Negara yang pada waktu itu ikut mengecam keras Pemerintahan Indonesia yang dianggap gagal dalam melindungi warga negaranya, tambahan, terutama dalam arsip foto-foto kekerasan pada etnis Tionghoa pada Mei 1998; dimana terdapat foto dan kesaksian mengenai bagaimana para pelaku kerusuhan menganiaya para korban wanita etnis Tionghoa dengan kejam.

- Halaman ini diberdayakan oleh Google, Bing!, dan Blekko -