What's New?

cerpen lengkap beserta latar amanat tema watak tokoh penokohan

Penjelasan Unsur Instrinsik Cerpen Dan Contohnya...

Diterbitkan pada Sunday, 29 March 2015 Pukul 21.11

Instrinsik cerpen beserta contohnya. Unsur-unsur instrinsik pada cerpen, diantaranya adalah tema, tokoh/penokohan, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa dan amanat. Sedangkan penokohan adalah penentuan sifat atau watak tokoh di dalam sebuah cerpen. Di dalam cerpen ada 3 jenis tokoh . Pengertian Serta Contoh Kalimat Kompleks dan Simpleks Lengkap Dengan Pola Kalimat - Ada 2 macam tipe kalimat di dalam Bahasa Indonesia yai Pengertian & Contoh Kalimat 

Prosa Dan Unsur Pembangunnya

Diterbitkan pada Sunday, 1 March 2015 Pukul 17.43

Jenis prosa yang populer adalah novel dan cerpen. Novel adalah karangan prosa yang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang-orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku. Adapun cerpen Unsur pembangun prosa terdiri atas unsur intrinsik, (tokoh, penokohan, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa dan tema) dan unsur ekstrinsik (sikap atau amanat yang ingin disampaikan oleh pengarang). a. Unsur 

Menentukan Tema Cerpen, Latar Cerpen Dan Penokohan...

Diterbitkan pada Saturday, 30 May 2015 Pukul 8.06

Pada pembahasan kali ini kita akan lebih mendalami unsur-unsur intrinsik tersebut diantaranya tentang tema, latar dan penokohan. a. tokoh utama atau protagonis, yaitu tokoh yang mempunyai watak baik b. tokoh lawan atau antagonis Read More Pengertian Paragraf dan Macam – Macam Paragraf secara LengkapPada kesempatan ini akan dibahas tentang pengertian paragraf dan macam – macam paragraf atau jenis – jenis paragraf serta ciri-ciri paragraf…

Menganalisis Unsur Intrinsik Dalam Cerpen

Diterbitkan pada Monday, 16 March 2015 Pukul 10.52

Di sini hanya diperlukan ketelitian serta kecermatan dalam membaca cerpen. Sekali lagi kecermatan dalam Cerpen. Penentuan unsur intrinsik meliputi tema, alur, latar atau setting, penokohan, sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa. Penokohan. Dalam penokohan dituliskan tokoh dan watak dari tokoh. Tokoh di sini terbagi atas tokoh utama dan tokoh tambahan. Tokoh utama merupakan tokoh yang melakukan interaksi secara langsung atau terlibat dalam konflik. Tokoh 

Sitra Wijaya: Analisis Tokoh Dan Penokohan Dalam...

Diterbitkan pada Saturday, 1 February 2014 Pukul 8.33

Pratiwi (2005:41) menyatakan unsur-unsur intrinsik adalah unsur yang membentuk cerpen dari dalam sastra itu sendiri yang meliputi alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, gaya bahasa, tema, dan amanat. Unsur-unsur Dalam pembicaraan sebuah cerita pendek sering dipergunakan istilah-istilah seperti tokoh dan penokohan, watak dan perwatakan, atau karakter dan karakterisasi secara bergantian dengan menunjuk pengertian yang hampir sama.

Unsur Intrinsik Cerpen

Diterbitkan pada Sunday, 28 September 2014 Pukul 3.22

Cerpen mempunyai sudut pandang, tema, alur, penokohan, latar, gaya bahasa, dan pesan/amanat. Dalam Kamus Besar Penokohan berkaitan dengan watak tokoh, jenis tokoh, dan cara pengarang menggambarkan watak tokoh. 7. Latar 

Materi Bahasa Indonesia Smp Kelas Ix Semester I

Diterbitkan pada Thursday, 5 March 2015 Pukul 13.15

Unsur intrinsik adalah unsur pembangun cerita yang berasal dari dalam cerita seperti tema,penokohan,alur,latar,dan amanat. Sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur pembangun yang terdapat di luar cerita. 1.Tema. Merupakan gagasan atau ide Dalam menulis kembali cerpen yag dibaca,kalian diberi kebebasan dalam menentukan alurnya tetapi untuk tokoh,watak,latar,tema,pesan dan sudut pandang sebaiknya tetap mengacu pada keaslian cerpen tersebut.

Pendekatan Objektif Dalam Cerpen Pengemis Dan Shalawat...

Diterbitkan pada Monday, 9 March 2015 Pukul 4.24

Dari berbagai pendapat para pakar ilmu sastra tersebut, disimpulkan secara garis besar unsur intrinsik cerpen adalah: tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, amanat, dan gaya bahasa. Dengan dasar itu pengarang dapat melukiskan watak-watak dari orang yang diceritakan dalam cerpen itu dengan maksud yang tertentu, demikian juga segala kejadian yang dirangkaikan berputar kepada dasar itu”, demikian yang dikatakan Lubis dalam Nuryatin (2010:4).

- Halaman ini diberdayakan oleh Google, Bing!, dan Blekko -