What's New?

Gambar Dan Tata Cara Busana Dodot Paes Ageng

My Journey: Bedanya Dandanan Pengantin Ala Solo & Jogja...

Diterbitkan pada Monday, 1 July 2013 Pukul 16.43

Paes ageng basahan dandanan rambutnya sama dengan paes ageng jangan menir hanya saja busananya berbeda, untuk bawahannya menggenakan kain cinde merah. Kedua pengantin menggunakan dodot dan bagian 

Tata Rias Busana Pengantin Jogja

Diterbitkan pada Sunday, 19 February 2012 Pukul 21.19

Bisa dilihat pada gambar dibawah : Jogja Paes Ageng. Kemudian ada Paes Ageng Jangan Menir. Pengantin pria memakai bahu blenggen dari bahan beludru berhias bordir, pinggang dililit selendang berhias pendhing, dan kuluk kanigara menutup Kalau Paes Ageng Jangan Menir tidak memakai dodot kampuh, Paes Ageng Kanigaran justru menggunakan dodot kampuh yang melapisi cinde warna merah keemasan pada busana pengantin corak Kanigaran.

Perbedaan Busana Adat Antara Jogjakarta Dan Surakarta...

Diterbitkan pada Tuesday, 15 April 2014 Pukul 12.25

Mulai dari cara pandang, cara hidup, cara bicara, cara berbusana sampai pada seni gamelan dan seni tarinya. . Tradisi tata rias busana ini terinspirasi dari busana para bangsawan dan raja keraton Kasunanan Surakarta serta Istana Mangkunegaran, Jawa Tengah. Kalau Paes Ageng Jangan Menir tidak memakai dodot kampuh, Paes Ageng Kanigaran justru menggunakan dodot kampuh yang melapisi cinde warna merah keemasan pada busana pengantin corak Kanigaran.

Dasar Tata Rias Pengantin Gaya Yogyakarta

Diterbitkan pada Friday, 1 April 2011 Pukul 16.17

Busana yang dikenakan adalah baju blenggen atau bordiran,tidak memakai kampuh/dodot,tetapi memakai kain bercorak cinde 3.Corak Yogya Putri Dipakai pada saat ngundhuh mantu yang dilaksanakan saat Sementara rias pengantin wajah dan sanggul Paes Ageng dan Paes Ageng Jangan Menir juga sama, sedang perbedaan keduanya juga terutama pada tata busananya. SEKAR griya paes Yogyakarta selalu berkembang dengan berbagai inovasi riasan.

Tata Rias Paes Ageng Untuk Pengantin Jawa

Diterbitkan pada Friday, 2 August 2013 Pukul 2.15

Tata Rias PAES AGENG Yogyakarta pada awalnya hanya boleh dikenakan oleh kerabat kerajaan saja. namun pada masa pemerintahan Sultan HB IX (1940) mengijinkan masyarakat umum memakai busana ini dalam upacara pernikahan. dan Di mana dilakukan pembersihan wajah pengantin dengan cara mencukur rambut halus yang tumbuh di dahi atau memotong rambut menjuntai ke dahi sehingga wajah tampak bersih dan siap untuk dibuat pola wajah.

Citra Keraton: Perbedaan Tata Rias Busana Pengantin...

Diterbitkan pada Sunday, 11 September 2011 Pukul 15.12

Kalau Paes Ageng Jangan Menir tidak memakai dodot kampuh, Paes Ageng Kanigaran justru menggunakan dodot kampuh yang melapisi cinde warna merah keemasan pada busana pengantin corak Kanigaran. Kebaya 

Ibunda (1)

Diterbitkan pada Wednesday, 5 March 2014 Pukul 4.23

Paesan adalah tata cara mempercantik wajah calon pengantin puteri dengan menggunakan sarana lengkap seperti bahan paes, sarana dan gaya tertentu. Paesan sangat diperhatikan karena seorang Kalau Paes Ageng Jangan Menir tidak memakai dodot kampuh, Paes Ageng Kanigaran justru menggunakan dodot kampuh yang melapisi cinde warna merah keemasan pada busana pengantin corak Kanigaran. Kebaya bludru berhias benang keemasan menyatu 

Mielhoneydew: Tata Rias Pengantin Gaya Yogyakarta

Diterbitkan pada Monday, 18 November 2013 Pukul 12.19

Tata Rias Pengantin Gaya Yogyakarta, Pernikahan Anissa Pohan Rias Paes Ageng Rias Jogja Putri. Cara yang dilakukan adalah setelah membuat cengkorongan penunggul, penitis, pengapit dan godeg, kemudian diberi pidhih mulai dari bagian penunggul, selanjutnya, pengapit kanan dan kiri, lalu penitis kanan kiri dan terakhir godheg Busana yang dikenakan adalah dodot atau kampuh lengkap dengan perhiasan khusus. .. Gambar template oleh A330Pilot.

- Halaman ini diberdayakan oleh Google, Bing!, dan Blekko -