What's New?

Gambar Dan Tata Cara Busana Dodot Paes Ageng

Tata Rias Busana Pengantin Yogjakarta

Diterbitkan pada Friday, 10 October 2014 Pukul 11.51

Bisa dilihat pada gambar di samping bagian atas : Kemudian ada Paes Ageng Jangan Menir. Pengantin pria memakai bahu blenggen dari bahan beludru dan kuluk kanigara menutup kepala. Paes Ageng Jangan Menir tidak memakai kain kampuh maupun dodot. Kalau Paes Ageng Jangan Menir tidak memakai dodot kampuh, Paes Ageng Kanigaran justru menggunakan dodot kampuh yang melapisi cinde warna merah keemasan pada busana pengantin corak Kanigaran.

Dasar Tata Rias Pengantin Gaya Yogyakarta

Diterbitkan pada Friday, 1 April 2011 Pukul 16.17

Busana yang dikenakan adalah baju blenggen atau bordiran,tidak memakai kampuh/dodot,tetapi memakai kain bercorak cinde 3.Corak Yogya Putri Dipakai pada saat ngundhuh mantu yang dilaksanakan saat Sementara rias pengantin wajah dan sanggul Paes Ageng dan Paes Ageng Jangan Menir juga sama, sedang perbedaan keduanya juga terutama pada tata busananya. SEKAR griya paes Yogyakarta selalu berkembang dengan berbagai inovasi riasan.

Ibunda (1)

Diterbitkan pada Wednesday, 5 March 2014 Pukul 4.23

Paesan adalah tata cara mempercantik wajah calon pengantin puteri dengan menggunakan sarana lengkap seperti bahan paes, sarana dan gaya tertentu. Paesan sangat diperhatikan karena seorang Kalau Paes Ageng Jangan Menir tidak memakai dodot kampuh, Paes Ageng Kanigaran justru menggunakan dodot kampuh yang melapisi cinde warna merah keemasan pada busana pengantin corak Kanigaran. Kebaya bludru berhias benang keemasan menyatu 

Perbedaan Busana Adat Antara Jogjakarta Dan Surakarta...

Diterbitkan pada Tuesday, 15 April 2014 Pukul 12.25

Mulai dari cara pandang, cara hidup, cara bicara, cara berbusana sampai pada seni gamelan dan seni tarinya. . Tradisi tata rias busana ini terinspirasi dari busana para bangsawan dan raja keraton Kasunanan Surakarta serta Istana Mangkunegaran, Jawa Tengah. Kalau Paes Ageng Jangan Menir tidak memakai dodot kampuh, Paes Ageng Kanigaran justru menggunakan dodot kampuh yang melapisi cinde warna merah keemasan pada busana pengantin corak Kanigaran.

Citra Keraton: Perbedaan Tata Rias Busana Pengantin...

Diterbitkan pada Sunday, 11 September 2011 Pukul 15.12

Kalau Paes Ageng Jangan Menir tidak memakai dodot kampuh, Paes Ageng Kanigaran justru menggunakan dodot kampuh yang melapisi cinde warna merah keemasan pada busana pengantin corak Kanigaran. Kebaya 

Materi Bridal Paes Ageng Jogyakarta

Diterbitkan pada Friday, 21 January 2011 Pukul 16.00

Kelima corak tersebut dibedakan oleh fungsi, bentuk busana dan tata riasnya yang masing-masing memiliki ciri sendiri. Corak tersebut meliputi Corak Paes Ageng, Paes Ageng Jangan Menir, Corak Yogya Putri, Kesatrian 

Rias Pengantin Paes Ageng Keraton Yogyakarta

Diterbitkan pada Friday, 1 August 2014 Pukul 13.59

Seperti dikutip dari ullensentalu, salah satu tata rias dan busana pengantin adalah Paes Ageng Gaya Yogyakarta. Sampai masa pemerintahan Sultan Sultan HB VIII, paes ageng ini hanya boleh dikenakan oleh kerabat raja. Baru pada masa 

Mielhoneydew: Tata Rias Pengantin Gaya Yogyakarta

Diterbitkan pada Monday, 18 November 2013 Pukul 12.19

Tata Rias Pengantin Gaya Yogyakarta, Pernikahan Anissa Pohan Rias Paes Ageng Rias Jogja Putri. Cara yang dilakukan adalah setelah membuat cengkorongan penunggul, penitis, pengapit dan godeg, kemudian diberi pidhih mulai dari bagian penunggul, selanjutnya, pengapit kanan dan kiri, lalu penitis kanan kiri dan terakhir godheg kanan dan kiri, sehingga bentuk Busana yang dikenakan adalah dodot atau kampuh lengkap dengan perhiasan khusus.

- Halaman ini diberdayakan oleh Google, Bing!, dan Blekko -