What's New?

Susunan Acara Perkawinan Bahasa Sunda Lemes

Urutan Upacara Pernikahan Adat Sunda

Diterbitkan pada Monday, 2 February 2015 Pukul 16.36

dari yang paling simple, dan yang ribet karena menggunakan upacara adat. Seperti pernikahan adat Sunda ini, kekayaan budaya tatar Sunda bisa dilihat juga lewat upacara pernikahan adatnya yang diwarnai dengan humor tapi tidak menghilangkan nuansa sakral dan khidmat. Ada beberapa acara yang harus dilakukan untuk melangsungkan pernikahan, mulai dari lamaran dan lainnya. Ada Neundeun Omong (Menyimpan Ucapan): Yaitu, Pembicaraan orang 

Makalah Tentang Suku Sunda

Diterbitkan pada Saturday, 23 July 2011 Pukul 1.00

Keunikan kharakteristik suku Sunda ini tercermin dari kebudayaan yang mereka miliki baik dari sistem kekerabatan, tata cara perkawinan, pembagian waris, dan pidana,segi agama, mata pencaharian, kesenian, dan lain sebagainya. Dari keunikan Dalam bahasa Jawa kuno (Kawi) dan bahasa Bali dikenal juga istilah Sunda dalam pengertian yang sama yakni bersih, suci, murni, tak bercela/bernoda, air, tumpukan, pangkat, dan waspada. Menurut R.W. van 

Etnografi Sunda

Diterbitkan pada Thursday, 20 February 2014 Pukul 23.27

Bahasa Sunda dituturkan di hampir seluruh provinsi Jawa Barat, melebar hingga sebagian Jawa Tengah mulai dari Kali Pemali (Cipamali) di wilayah Brebes dan Majenang, Cilacap, di kawasan provinsi Banten dan Jakarta, serta di . KETUK TILU Ketuk Tilu adalah suatu tarian pergaulan dan sekaligus hiburan yang biasanya diselenggarakan pada acara pesta perkawinan, acara hiburan penutup kegiatan atau diselenggrakan secara khusus di suatu tempat yang cukup luas.

Kebudayaan Sunda Diambang Kepunahan

Diterbitkan pada Tuesday, 1 April 2008 Pukul 19.53

Reog, calung, angklung, arumba, kacapi suling, wayang, kuda lumping dan lain-lain memang masih ditemukan dalam acara-acara seremonial tertentu seperti perkawinan, sunatan, agustusan, syukuran, penyambutan pejabat dll. Tapi, tampaknya tak sulit disepakati Sudah menjadi cerita lama bahwa bahasa Sunda adalah diantara pelajaran yang tidak menarik dan dianggap “kurang penting” bagi siswa-siswa di sekolah-sekolah. Undak-usuk membuat pelajaran 

Bahasa Sunda

Diterbitkan pada Sunday, 23 November 2008 Pukul 13.03

Bahasa Sunda lemes sering digunakan untuk berhubungan dengan orang tua, orang yang dituakan atau orang yang dihormati dan disegani. Bahasa Sunda . Desa di Jawa Barat dapat dilihat sebagai suatu kesatuan administratif terkecil yang menempati tingkat yang paling bawah dalam susunan pemerintahan nasional. .. Pada umumnya di daerah pedalaman telah dikenal pula moralitas perkawinan yang dapat dilihat dari bahasa dan pepatah dalam bahasa itu.

Geografis Suku Sunda

Diterbitkan pada Friday, 4 April 2014 Pukul 10.45

Tata Bahasa SuNDA. Bahasa Sunda mengenal tingkatan dalam bahasa, yaitu : a.Bahasa Sunda lemes (halus) yaitu dipergunakan untuk berbicara dengan orang tua, orang yang dituakan atau disegani. Contoh : "Bapa tos tuang teu acan?" (Bapa sudah makan belum?") . Dalam masyarakat Sunda mengenal tahap kehidupan seseorang yang ditandai dengan berbagai upacara dan selamatan, seperti: acara perkawinan, turun tanah, kelahiran, dan sunatan. Selamatan dipimpin oleh 

Blog Anto Wibowo: Cisampih

Diterbitkan pada Tuesday, 15 April 2014 Pukul 14.52

Masyarakat Cisampih mayoritas adalah orang Sunda, meski dikatakan seperti itu bahasa Sunda Cisampih berbeda dengan bahasa Sunda yang ada di Jawa Barat. perbedaan tidak hanya penggunaan kosakatanya tetapi juga cara mengharuskan Bahasa Jawa jadi Pelajaran muatan lokal di sekolah. dan Bahasa Sunda Halus sendiri lebih sering digunakan pada acara tertentu semisal acara Tradisi adat, Syukuran Pernikahan/Khitanan, dan acara Pengajian.

Sejarah Suku Sunda

Diterbitkan pada Friday, 2 November 2012 Pukul 22.03

ü Bagaimana sejarah suku sunda? ü Tata Bahasa Suku Sunda. ü Kebudayaan dan kesenian suku Sunda. ü Sistem kepercayaan. ü Stratifikasi dalam masyarakat Sunda. ü Mata pencaharian masyarakat Sunda. ü Adat Istiadat Perkawinan. ü Sistem Kekerabatan. Pendahuluan Namun, Gadjah Mada menentang pernikahan ini dan setelah orang-orang Sunda berkumpul untuk acara pernikahan, ia mengubah persyaratan. Ketika raja dan para bangsawan Sunda 

- Halaman ini diberdayakan oleh Google, Bing!, dan Blekko -