What's New?

resi kuncung putih

Persamaan Raja Siliwangi(kian Santang)

Diterbitkan pada Saturday, 1 February 2014 Pukul 4.57

2. dalam kisah kian santang siliwangi sebagai raja ke 4 yaitu setelah eyang resi, resi kuncung putih dan resi astagina. sama separti minato sebagai hokage ke 4 yaitu setelah hashirama, tobirama dan sarutobi. 3.

Menz Steins: Sejarah Kerajaan Panjalu Ciamis Jawa Barat

Diterbitkan pada Saturday, 15 February 2014 Pukul 10.38

Menurut sumber sejarah Kerajaan Galunggung, para Batara yang pernah bertahta di Galunggung adalah Batara Semplak Waja, Batara Kuncung Putih, Batara Kawindu, Batara Wastuhayu, dan Batari Hyang. Prabu Guru Aji Putih digantikan oleh puteranya yang bernama Prabu Resi Tanjimalela menurut sumber sejarah Sumedang Larang, Prabu Resi Tajimalela hidup sezaman dengan Maharaja Sunda yang bernama Ragamulya Luhurprabawa (1340-1350).

Semar & Punokawan

Diterbitkan pada Monday, 19 July 2010 Pukul 4.24

Dikisahkan Munculnya Semarasanta di Pertapaan Saptaarga, diawali ketika Semarasanta dikejar oleh dua harimau, ia lari sampai ke Saptaarga dan ditolong oleh Resi Kanumanasa. Ke dua Harimau tersebut diruwat oleh Sang Resi dan ke duanya berubah menjadi bidadari yang Kuncung putih di kepala sebagai simbol dari pikiran, gagasan yang jernih atau cipta. Gareng mempunyai ciri yang menonjol yaitu bermata kero, bertangan cekot dan berkaki pincang.

Alam: Panjalu

Diterbitkan pada Wednesday, 19 March 2014 Pukul 4.37

Menurut sumber sejarah Kerajaan Galunggung, para Batara yang pernah bertahta di Galunggung adalah Batara Semplak Waja, Batara Kuncung Putih, Batara Kawindu, Batara Wastuhayu, dan Batari Hyang. Prabu Guru Aji Putih digantikan oleh puteranya yang bernama Prabu Resi Tajimalela, menurut sumber sejarah Sumedang Larang, Prabu Resi Tajimalela hidup sezaman dengan Maharaja Sunda yang bernama Ragamulya Luhurprabawa (1340-1350).

Sejarah Panjalu

Diterbitkan pada Monday, 19 November 2012 Pukul 14.40

Menurut sumber sejarah Kerajaan Galunggung, para Batara yang pernah bertahta di Galunggung adalah Batara Semplak Waja, Batara Kuncung Putih, Batara Kawindu, Batara Wastuhayu, dan Batari Hyang. Prabu Guru Aji Putih digantikan oleh puteranya yang bernama Prabu Resi Tajimalela, menurut sumber sejarah Sumedang Larang, Prabu Resi Tajimalela hidup sejaman dengan Maharaja Sunda yang bernama Ragamulya Luhurprabawa (1340-1350). Prabu Resi Tajimalela 

Bersembunyi: Serat Jejer Eyang Batara Narada

Diterbitkan pada Sunday, 1 March 2015 Pukul 9.14

Kyai upat, sebenernya nama ini susah diterima, karna nama ini juga adalah nama islam ketika eyang narada jadi gurunya Raden genta Buana (Resi Kuncung Putih). 13. Ki ageung sukma nyangga pamiarang raraku, 

Merah Delima Hitam

Diterbitkan pada Sunday, 15 March 2015 Pukul 3.17

Pada suatu hari sampailah eyang buyut di lembah Gunung Salak di salah satu petilasan Prabu Siliwangi di bawah gerbang menuju petilasan Resi Kuncung Putih, disanalah beliau riadloh, berpuasa, dzikrulloh. Pada hari ke 

Sejarah Tasikmalaya ( Bagian 1 )

Diterbitkan pada Tuesday, 20 December 2011 Pukul 20.29

PERIODE BATARA DAN KERAJAAN JAGAT DARANAN DI SANG RAMA JAGAT DARANAN DI SANG RAMA JAGAT KRETA DI SANG RESI JAGAT PALANGKA DI SANG RATU PRABU Uraian kata tersebut adalah adalah Wahyu Cakraningrat (makam di Curug Tujuh Galunggung), Ambu Sarigan (makam di Dinding Ari Galunggung), Ambu Hawuk alias Nyi Mas Garsih (makam di Dinding Ari Galunggung), dan Batara Kuncung Putih (makam di Kawah Galunggung).

- Halaman ini diberdayakan oleh Google, Bing!, dan Blekko -