What's New?

puisi satire

Puisi Satire: Mengampuni

Diterbitkan pada Friday, 24 April 2015 Pukul 2.46

Hati berpikir "maafkan dia" Akal berbicara " dia tak pantas kumaafkan" namun bibir ini seyogianya berucap "aku mengampunimu" waktu yang tidak bisa ditolak datangnya membuktikan Ia pantas di benci karena jahatnya 

Fahrizal Akbar: Puisi Satire

Diterbitkan pada Thursday, 20 November 2014 Pukul 17.33

PUISI SATIRE. PENGEMIS. Harga dirimu kau buang. Hanya demi mendapatkan uang. Untuk mendapatkan kesenangan dunia. Betapa bodohnya dirimu. Mengapa engkau mau meminta-minta. Mengapa engkau tinggal di 

Puisi Satire (hitam)

Diterbitkan pada Saturday, 27 June 2015 Pukul 8.13

sijubah hitam memutar tinta hitam. melukis catatan hitam. ketukan palu di heja hitam. merubah hukum menjadi hitam. tikus-tikus berdasi hitam. menggelar permainan hitam. kibarkan bendera hitam. di atas tanah yang hitam.

Puisi Satire :

Diterbitkan pada Monday, 25 May 2015 Pukul 12.25

PUISI SATIRE : " JAWABLAH !! Hai . . . jawablah. Andai benar katamu bertuah . . . !! Andai benar sikapmu membuat orang angkat topi. Andai benar langkahmu adalah bagian terdepan. Dari desap langkah - langkah mereka .

Fadli Zon: Air Mata Buaya (puisi Satire)

Diterbitkan pada Thursday, 27 March 2014 Pukul 2.33

Inilah puisi satire dari Fadli Zon. Memang, puisi ini kental akan nuansa politik. Bahkan menuai tanggapan beragam. Ada yang memuji bahkan ada yang kebakaran jenggot. Berikut ini puisi lengkapnya: Air Mata Buaya By.

Contoh Puisi Satire

Diterbitkan pada Sunday, 19 April 2015 Pukul 7.52

STUDENT>>. BAHASA INDONESIA · BIOLOGI · EKONOMI · FISIKA · GEOGRAFI · KIMIA · PKN · SEJARAH · SOSIOLOGI. LIST DAFTAR>>. KOMPOSISI PRODUK · TRANSPORTASI · Home » BAHASA INDONESIA » contoh puisi satire 

Purie Lestari: Puisi Satire

Diterbitkan pada Saturday, 27 December 2014 Pukul 9.56

PUISI SATIRE. KLISE PERIODE. Karya : Purie Lestari. Terbukti. Setiap Presiden Indonesia. Pasti terjerat oleh BBM. Kehebohan terjadi secara nasional. Sorak jeritan di depan istana merdeka. Obrak-abrik pagar tinggi 

Dibalik Puisi Satire-ku

Diterbitkan pada Tuesday, 20 January 2015 Pukul 13.51

Beberapa hari ini, postingan di blogku cuma puisi satire mulu. Mau dibilang apa coba, Penyair?, Ah gak juga. Mau dibilang apa coba, romantis? ah gak juga, puisi yang kutulis kan bukan soal asmara. Paling gak nulis puisi itu 

- Halaman ini diberdayakan oleh Google, Bing!, dan Blekko -