contoh cerita yang menyenangkan dalam bahasa jawa ngoko alus

Contoh Undangan Ulang Tahun Bahasa Jawa : Bimbingan

Diterbitkan pada Wednesday, 3 July 2013 Pukul 8.22

Tingkatan di atas bahasa jawa ngoko adalah ngoko alus. Pada level ini mempergunakan kata-kata yang dianggap jauh lebih sopan dibanding kata dalam ngoko. Sementara untuk level tertinggi dalam bahasa jawa adalah krama inggil.

Pentingnya Pendidikan Budi Pekerti Sejak Dini

Diterbitkan pada Tuesday, 4 October 2011 Pukul 15.29

bahasa kromo dan ngoko. Pada dasarnya ada dua tingkatan dalam bahasa jawa,yaitu : Kromo, bahasa halus dan ngoko, bahasa biasa. bahasa kromo dipakai untuk menghormat orang tua atau orang yang perlu dihormat, Semua kata yang dipakai dalam dua tingkat bahasa tersebut berbeda, contoh : bahasa Indonesia : Saya mau pergi. Kromo : Kulo bade kesah. ngoko : Aku arep lunga. dalam percakapan sehari-hari, orang tua kepada anak memakai ngoko

Gak Bisa Bahasa Jawa, Trus Kenapa???

Diterbitkan pada Wednesday, 16 October 2013 Pukul 12.42

Intinya si om ini terang2an memprotes kami (aku, suami, dan bapak ibuku) soal kenapa Keenan tidak kami ajari bicara dalam bahasa jawa. Memang kami sekeluarga dari Kalo gak salah terdiri dari ; ngoko (kasar), madya (biasa), dan kromo (halus). Untuk berbicara dengan orang yg Itu cuma salah satu contoh aja. Yg membuktikan bahwa Satu almamaterkah? eh ya aku mampir ke sini setelah baca komenmu di baginda ratu… yg cerita ttg magelang yg panas.

Bahasa Jawa

Diterbitkan pada Monday, 22 October 2007 Pukul 1.47

Lha gimana nggak, bahasa jawa, dari tujuh tingkatan bahasa dari yang terendah sampai yang tertinggi (ngoko, ngoko andhap, madhya, madhyantara, kromo, kromo inggil, bagongan, kedhaton), kok yang fasih dan fluent cuma ngoko. kromo dll ini. tp masya allah, suuuusah banget buat aku untuk membedakan antara madhya, kromo, dan kromo inggil. ceritanya, kita disuruh untuk mentranslate kalimat dalam bahasa ngoko ke dalam 3 bahasa tersebut. busyet !

Kebijaksanaan Socrates (kisah Dalam Dua Bahasa...

Diterbitkan pada Tuesday, 11 December 2007 Pukul 21.33

Lalu kenapa kali ini saya memilih untuk menulis dengan bahasa jawa ngoko yang tingkat kesopanan-nya kurang? Karena (menurut saya) perbedaan bahasa ngapak daerah saya dengan bahasa alus gaya wetan 

Orang Jawa Di Singapura

Diterbitkan pada Friday, 22 June 2007 Pukul 23.28

Di samping asimilasi dengan budaya Melayu itu, bahasa jawa memiliki tiga tingkatan (ngoko, ngoko alus, kromo inggil) sehingga “agak” mempersulit pembelajar bahasa jawa. Lingkungan non-jawa barangkali lingkungan yang tidak Ia menulis dalam krama inggil (bahasa jawa halus yang biasanya dipakai ketika kita bercakap-cakap dengan orang yang lebih tua atau dengan orang yang lebih dihormati). Saya terpukau dengan bahasa Jawanya. Meski ia warga 

Kumpulan Cerita Wayang: Eufemisme Dan Werkudoro

Diterbitkan pada Friday, 8 November 2013 Pukul 14.01

yang juga menarik dari watak Werkudoro adalah: dia tidak bisa menggunakan bahasa jawa yang halus, yang sangat ketat dalam hal tata krama dan unggah-ungguh. Dia hanya bisa menggunakan bahasa jawa ngoko, yaitu 

Bahasa Jawa (ngoko

Diterbitkan pada Thursday, 30 August 2012 Pukul 17.55

ngoko = [k]Krama [ki]KramaInggil = Indonesia abang = [k]abrit = merah abot = [k]awrat = berat adem = [k]asrep = dingin -madhep = [k]majeng = hadap(arah) -didepke = [k]dipunajengaken = dihadapkan adhi = [ki]rayi = adik adoh(-doh) dagu; jaran = [k]kapal [ki]kuda = kuda; jarit = [k]sinjang [ki]nyamping = kain; jati = [k]jatos = jati,inti; jawa = [k]jawi = jawa; jenat = - [ki]swargi = almarhum; jeneng = [k]nama [ki]asma = nama; jero = [k]lebet = dalam; jeruk = [k]jeram = jeruk 

Cari Iklan:

- Halaman ini diberdayakan oleh Google dan Bing! -

X