contoh cerita pengalaman bahasa jawa ngoko

Saya Dan Bahasa

Diterbitkan pada Thursday, 24 May 2007 Pukul 0.05

Secara umum bahasa jawa terbagi kepada dua peringkat, yakni krama (halus) dan ngoko (kasar); bahasa krama masih dibagi lagi antara krama dan krama inggil (halus dan tinggi). Artinya kalau saya berbahasa krama kepada seseorang . bahasa jawa karena tuntutan keadaan. Dua buku saya, kumpulan cerita pendek Saksi Mata dan novel Jazz, Parfum, dan Insiden bermain dengan materi situasi sosial politik di Timor Timur dan terbit semasa Orde Baru. Karena 

Kamus Bahasa Jawa Lengkap (ngoko, Krama, Dan Krama...

Diterbitkan pada Thursday, 24 October 2013 Pukul 16.00

Berbagi pengalaman, Wawasan, Hobi, dan Inspirasi. Tutorial WordPress Pemula . Jika Anda ingin mencari arti kata bahasa jawa, sebagai contoh kata "pendet", maka terlebih dahulu Anda pilih di bagian Choose dengan pilihan Krama - ngoko, lalu ketikkan di isian sebelah kanannya dengan kata yang ingin dicari artinya, misal "pendet", lalu klik tombol Translate. Maka akan tampil seperti berikut: 

Contoh Silabus Bahasa Jawa Kurikulum 2013 Kelas Xii...

Diterbitkan pada Wednesday, 13 August 2014 Pukul 17.00

Penerapan ragam bahasa jawa ngoko, Krama dankrama inggil, — Siswa mendengarkan dialog bahasa yang disampaikan secara langsung atau rekaman. — Menyampaikan ringkasan isi percakapan. — Mencari arti tentang bahasa krama yang ada . Mata Pelajaran : BASA jawa. Kelas/Semester : XII/GASAL. Standar Kompetensi : 4. Mampu mendengarkan dan memahami gagasan dan perasaan lisan melalui berpidato dan bercerita pengalaman dengan bahasa.

Ki Gondo Supriyono: Silabus Mapel Basa Jawa Smp

Diterbitkan pada Friday, 18 March 2011 Pukul 8.44

Mampu menyusun seara tertulis pengalaman pribadi brtema lingkungan dengan ragam ngoko. Lisan 2 jam LKS Basa jawa Wijaya Kusuma, penerbit MKKS-MGMP Kabupaten Cilacap 2. . Mampu menyimak cerita Ramayana Tertulis (Membuat ringkasan cerita Ramayana) 1 jam LKS Basa jawa Wijaya Kusuma, penerbit MKKS-MGMP Kabupaten Cilacap 2. Menentukan tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana. 2. Mampu menentukan tokoh-tokoh dalam cerita 

Suatu Malam Di Solo

Diterbitkan pada Wednesday, 27 November 2013 Pukul 17.20

Hai, welcome back. kali ini gw bakal ngepost tentang pengalaman temen gw yang bernama Jundi ketika ia tengah menghadapi nasib bersama seorang temannya yang bernama Muzayyin. cerita ini bakal make Dasar kere. Hehe. Tapi dia sayangnya baru bisa bahasa jawa ngoko (bahasa antar teman atau yang kastanya lebih rendah - level penghormatan = normal kebawah). Singkat cerita si Muzayyin sudah kuliah jurusan Tekhnik Komputer. WOY! KEJAUHAN 

Serba-serbi Kehidupan Yang Dialami Oleh Arek-arek Jowo...

Diterbitkan pada Wednesday, 10 September 2014 Pukul 18.00

Jangan lewatkan cerita-cerita yang paling kamu sukai dari Hipwee. E-mail: Menerima Hipwee Saat Kamu Merantau ke Daerah yang Tidak Menggunakan bahasa jawa, Kamu Bakal Tetap Dianggap Dari Jogja Atau Solo. Kamu dikira dari Solo atau Orang jawa Timur juga masih fasih berbahasa jawa menggunakan kromo inggil, alus dan juga ngoko. (Kecuali wilayah daerah . Baca yuk pengalaman dan komentar dari pembaca Hipwee! woman-with-shame.

Bahasa Jawa : Bahasa Yang Paling Gak Demokratis...

Diterbitkan pada Monday, 22 October 2007 Pukul 1.47

Lha gimana nggak, bahasa jawa, dari tujuh tingkatan bahasa dari yang terendah sampai yang tertinggi (ngoko, ngoko andhap, madhya, madhyantara, kromo, kromo inggil, bagongan, kedhaton), kok yang fasih dan fluent cuma ngoko. berangkat dari pengalaman yang kemudian direfleksikan, muncul suatu kesimpulan kalo bahasa jawa adalah bahasa yang paling tidak praktis dan paling gak demokratis. setiap berbicara dengan orang, musti dinilai dulu kastanya.

Perjuangan Hidup Yang Dirasakan Oleh Anak Muda Yang...

Diterbitkan pada Friday, 22 August 2014 Pukul 13.02

Jangan lewatkan cerita-cerita yang paling kamu sukai dari Hipwee Dan dalam bahasa jawa terdapat 2 tingkatan yaitu ngoko dan kromo dan di bahasa ngoko masih ada 2 tingkatan yaitu ngoko alus dan ngoko basa. si anak harus menjawab 'Dalem” atau “Kula” ini juga berlaku ketika dipanggil oleh orang yang terhormat. Saking terbiasanya, kebiasaan ini sering terbawa ketika berinteraksi dengan teman-teman. contoh: Dira: “Mon, Mon, Monik.” Monik:”Dalem”.

Cari Iklan:

- Halaman ini diberdayakan oleh Google dan Bing! -

X