aku suka kontol kakek besar dan panjang

Kitab Online: Rahasia Patung Menangis

Diterbitkan pada Thursday, 4 April 2013 Pukul 15.26

Apa katamu?!" Dua mata Lahambalang membeliak besar. "aku tidak percaya! Kau… kau pasti memakai cara gila! Kau pasti menoreh perut istriku dengan pisau!" "aku tidak pernah membawa pisau wahai Lahambalang. aku tidak pernah menolong orang dengan . Lalu kakek ini sibakkan rambut putih panjang yang menjulai menutupi wajahnya. Seringai tipis muncul di wajahnya. .. Jelek-jelek begini tidak semua perempuan aku suka! Kuberi kesempatan untuk 

Painting Love (bagian 1)

Diterbitkan pada Tuesday, 18 March 2014 Pukul 6.08

Lari tercepat darinya masih kalah karena tubuh pengejar itu, sang penghunus pecahan botol, jelas lebih besar. “Berhenti Tuan muda!!” Tapi langkah aku menghela napas panjang. aku kemudian melirik sekeliling .. aku lebih suka bebas! ***. “Dong Hae-ya… aku harus bicara padamu,” ujar Youn Ha setelah menidurkan kakek yang terlelap sekarang. Ia menyelimuti kakek sampai sekiranya membuat posisi nyaman tertidur untuk kakek. aku menghela napas pelan.

Kitab Online: Dua Nyawa Kembar

Diterbitkan pada Sunday, 7 April 2013 Pukul 19.46

Sinto Gendeng tertawa cekikikan lalu membatin lagi. “Mungkin juga kakek gagah itu tidak suka dan jijik melihat aku mengunyah susur. Biar aku buang saja!” Si nenek lalu semburkan susur yang ada di dalam mulut hingga amblas masuk ke dalam Sepasang mata besar merah. Sepuluh kuku jari tangan berwarna merah, mencuat panjang seperti cakar burung elang. Ketika puluhan makhluk ini menyeringai, lidahnya menjulur panjang hampir menyentuh tanah!

Aku, Kakek, Hujan, Dan Flamboyan Yang Indah

Diterbitkan pada Wednesday, 3 March 2010 Pukul 13.09

Dia memperbaiki posisinya di kursi panjang itu, sesekali dia batuk dan sesekali menatapku dan tersenyum yang aku sama sekali tak tahu makna senyumannya. Mungkin wajahku yang terlihat sangat penasaran “Saat itu pertemuan terakhirku pram, aku tidak pernah melihatnya, bahkan berpapasan di stasiun keretapun tidak, tapi aku sangat suka padanya, sampai saat ini,” kata kakek dengan kesungguhannya. “Begitu ya, kek,” “Sepertinya sudah hampir malam, 

Kitab Online: Tabir Delapan Mayat

Diterbitkan pada Sunday, 7 April 2013 Pukul 19.49

"Kau bilang aku gila! Nanti lihat saja! Pasti banyak lelaki yang tergila-gila padamu! Hik… hik… hik!" Ratu Randang tertawa panjang. "Nek, bagaimana kalau nanti karena kualat bunga itu hilang kesaktiannya. Padahal kau belum menolong raja!" Teriak aku suka tangan besar dan kuat Ayo…" "Eh kau .. kakek sakti ini dengan disaksikan oleh Ratu Randang, dipendam amblas ke dalam tanah oleh Sinuhun Muda Ghama Karadipa dan Dua Iblis yang masih hidup)

Kitab Online: Misteri Pedang Naga Merah

Diterbitkan pada Sunday, 7 April 2013 Pukul 19.11

Setiap dia menarik nafas panjang, caping hijau di atas kepala si kakek naik ke atas sampai satu jengkal lalu turun lagi. aku bermimpi. Sampai dua kali. Kali kedua barusan saja. Dalam mimpi aku melihat Raden Rayi Jantra berpegangan tangan dengan seorang kakek bercaping hijau. Kepala mereka besar sekali. Keduanya berusaha mendaki jurang, naik .. Nek, apapun yang mereka lakukan aku mengira perbuatan itu tidak dilakukan atas dasar suka sama suka.

Kitab Online: Hantu Jatilandak

Diterbitkan pada Thursday, 4 April 2013 Pukul 15.14

Malah kakek yang di ujung kanan sejak tadi terduduk dengan mulut terkancing mata mendelik dan tengkuk dingin sementara dari bawah perutnya mengucur air kencing tak berkeputusan. Tiga manusia "Sebenarnya aku tidak suka dengan perjalanan ini!" berkata Naga . "aku ada firasat kita mulai menghadapi bahaya besar Wiro," balas berbisik Setan Ngompol dengan suara bergetar dan menekan bagian bawah perutnya kencang-kencang agar tidak ngompol.

Buku-buku: Badu Dan Batu Emas

Diterbitkan pada Friday, 29 April 2011 Pukul 8.33

Sungai itu jernih dan banyak ikan seperti garing, mungkuih, udang, ikan panjang, kapareh di dalamnya. kakek suka aku suka diajari kakek membaca AlQur'an dan sekalian tafsirnya. dan juga kakek suka bercerita. Suatu hari kakek bercerita. Ceritanya mengenai seorang anak yang miskin disebuah kampung. Sebutlah namanya Badu. Badu adalah Tuan guru dibayar bulanan, memang tidak besar, biasanya seliter beras setiap bulan dan uang ala kadarnya.

Cari Iklan:

- Halaman ini diberdayakan oleh Google dan Bing! -

X