aku suka kontol kakek besar dan panjang

Kitab Online: Tabir Delapan Mayat

Diterbitkan pada Sunday, 7 April 2013 Pukul 19.49

"Kau bilang aku gila! Nanti lihat saja! Pasti banyak lelaki yang tergila-gila padamu! Hik… hik… hik!" Ratu Randang tertawa panjang. "Nek, bagaimana kalau nanti karena kualat bunga itu hilang kesaktiannya. Padahal kau belum menolong raja!" Teriak aku suka tangan besar dan kuat Ayo…" "Eh kau .. kakek sakti ini dengan disaksikan oleh Ratu Randang, dipendam amblas ke dalam tanah oleh Sinuhun Muda Ghama Karadipa dan Dua Iblis yang masih hidup)

Kitab Online: Gerhana Di Gajahmungkur

Diterbitkan pada Wednesday, 3 April 2013 Pukul 9.22

Sejarak sepuluh langkah di hadapannya, di bawah bayang-bayang gelap sebuah pohon besar berdiri satu sosok yang tubuh dan pakaiannya menebar bau busuk. Berujud seorang kakek. Berdiri di atas dua tangannya. Sepasang kakinya sebatas lutut ke bawah tidak berdaging. Hanya merupakan tulang pipih. aku tidak ingat apa pernah melihat makhluk ini sebelumnya. “Kau tidak menjawab . Namun setelah berpikir panjang akhirnya sang Ratu berkata. “aku 

Kitab Online: Dua Nyawa Kembar

Diterbitkan pada Sunday, 7 April 2013 Pukul 19.46

Sinto Gendeng tertawa cekikikan lalu membatin lagi. “Mungkin juga kakek gagah itu tidak suka dan jijik melihat aku mengunyah susur. Biar aku buang saja!” Si nenek lalu semburkan susur yang ada di dalam mulut hingga amblas masuk ke dalam Sepasang mata besar merah. Sepuluh kuku jari tangan berwarna merah, mencuat panjang seperti cakar burung elang. Ketika puluhan makhluk ini menyeringai, lidahnya menjulur panjang hampir menyentuh tanah!

Buku-buku: Badu Dan Batu Emas

Diterbitkan pada Friday, 29 April 2011 Pukul 8.33

Sungai itu jernih dan banyak ikan seperti garing, mungkuih, udang, ikan panjang, kapareh di dalamnya. kakek suka aku suka diajari kakek membaca AlQur'an dan sekalian tafsirnya. dan juga kakek suka bercerita. Suatu hari kakek bercerita. Ceritanya mengenai seorang anak yang miskin disebuah kampung. Sebutlah namanya Badu. Badu adalah Tuan guru dibayar bulanan, memang tidak besar, biasanya seliter beras setiap bulan dan uang ala kadarnya.

Kitab Online: Hantu Jatilandak

Diterbitkan pada Thursday, 4 April 2013 Pukul 15.14

Malah kakek yang di ujung kanan sejak tadi terduduk dengan mulut terkancing mata mendelik dan tengkuk dingin sementara dari bawah perutnya mengucur air kencing tak berkeputusan. Tiga manusia "Sebenarnya aku tidak suka dengan perjalanan ini!" berkata Naga . "aku ada firasat kita mulai menghadapi bahaya besar Wiro," balas berbisik Setan Ngompol dengan suara bergetar dan menekan bagian bawah perutnya kencang-kencang agar tidak ngompol.

Painting Love (bagian 1)

Diterbitkan pada Tuesday, 18 March 2014 Pukul 6.08

Lari tercepat darinya masih kalah karena tubuh pengejar itu, sang penghunus pecahan botol, jelas lebih besar. “Berhenti Tuan muda!!” Tapi langkah aku menghela napas panjang. aku kemudian melirik sekeliling .. aku lebih suka bebas! ***. “Dong Hae-ya… aku harus bicara padamu,” ujar Youn Ha setelah menidurkan kakek yang terlelap sekarang. Ia menyelimuti kakek sampai sekiranya membuat posisi nyaman tertidur untuk kakek. aku menghela napas pelan.

Kitab Online: Jabang Bayi Dalam Guci

Diterbitkan pada Sunday, 7 April 2013 Pukul 19.55

Berkata si orang tua. "Resi, aku…." Ken Parantili tidak bisa meneruskan ucapan. Perlahan-lahan tangan kanan yang memegang jabang bayi diangkat, didekatkan ke atas guci tembus pandang. Ketika genggaman dilepas. Jabang bayi merah langsung masuk ke dalam guci. Di satu tikungan kali yang aliran airnya bergelombang deras terlihat sebuah bangunan candi kecil, menghitam di bawah bayang-bayang sebuah pohon besar yang tumbuh miring. Pohon telah 

Aku, Kakek, Hujan, Dan Flamboyan Yang Indah

Diterbitkan pada Wednesday, 3 March 2010 Pukul 13.09

Dia memperbaiki posisinya di kursi panjang itu, sesekali dia batuk dan sesekali menatapku dan tersenyum yang aku sama sekali tak tahu makna senyumannya. Mungkin wajahku yang terlihat sangat penasaran “Saat itu pertemuan terakhirku pram, aku tidak pernah melihatnya, bahkan berpapasan di stasiun keretapun tidak, tapi aku sangat suka padanya, sampai saat ini,” kata kakek dengan kesungguhannya. “Begitu ya, kek,” “Sepertinya sudah hampir malam, 

Cari Iklan:

- Halaman ini diberdayakan oleh Google dan Bing! -

X